Sebelum membuat konten pemasaran digital untuk mendukung brand awareness, ada baiknya mempertimbangkan terlebih dahulu beberapa hal. Salah satunya adalah meneliti dan menentukan strategi apa yang cocok dalam meningkatkan brand awareness. Ada 4 indikator utama yang dapat digunakan, antara lain:

 

1. Survei

Anda dapat melakukan survei melalui email, situs web, atau telepon. Anda juga dapat bertanya kepada customer tentang seberapa “kenal”nya mereka dengan brand Anda. Hal ini dapat memberi Anda pemahaman tentang bagaimana orang mengenali sebuah brand. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui jumlah orang yang mengingat brand Anda.

 

2. Brand Mention

Seberapa sering sebuah merek disebutkan secara online? Melacaknya dengan cara ini dapat mengukur seberapa dikenalnya brand Anda dan seberapa sering digunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Jika suatu brand memiliki nama yang unik, melacaknya akan lebih mudah. Ada beberapa alat yang bisa digunakan, yaitu Google Alert yang bisa digunakan secara gratis. Cukup ketikkan apa yang ingin Anda lacak, lalu klik buat (create).

 

3. Pencarian Merek

Anda dapat melacak Pencarian Merek dengan mudah melalui kata kunci yang terlihat pada traffic di Google Analytic. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan Google Trends. Cukup masukkan nama merek yang ingin Anda lacak di kotak 'Cari' dan pilih filter yang Anda inginkan. Di sini Anda dapat melihat seberapa banyak peningkatan pencarian dari suatu brand.

 

4. Jangkauan Media Sosial

Indikator lainnya adalah konten yang diposting di media sosial. Metode ini dapat mengukur keberhasilan brand campaign. Ada beberapa situs yang dapat membantu Anda mengukur brand awareness, salah satunya adalah melalui Shared Count. Di situs itu, Anda dapat menganalisis berapa banyak berbagi dan suka dari url.